Layanan Air PAM Jaya Rugikan Warga, Pengamat Sarankan Gugat Perdata

SiberKota.com, Jakarta – Tidak maksimalnya layanan air PAM Jaya, membuat warga di kawasan Jakarta Pusat dan Barat mengalami krisis air bersih.

Menanggapi hal itu, Pengamat Kebijakan Publik, Amir Hamzah menyatakan, semestinya PAM Jaya itu melayani ketersaluran air bersih untuk para konsumen.

Sebagai contoh nyata, Amir menyebutkan, air bersih PAM Jaya mestinya bisa diminum langsung dari kran. Namun, kekinian layanan tersebut menerima banyak keluhan.

Pasalnya, keluhan tersebut adalah tentang permasalahan air yang berjalan tidak lancar. Sehingga, warga memerlukan waktu yang lama.

Lebih parahnya, di beberapa tempat warga terpaksa berjaga di malam hari hanya untuk mendapatkan air pada tempat penampungannya.

“Mereka harus membuat semacam kolam atau bak di rumah untuk menampung air panas di malam hari, agar siang harinya kebutuhan mereka tidak terganggu,” ucap Amir di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (16/1).

Amir menilai, PAM Jaya seharusnya segera menyelesaikan keadaan ini, dengan berkomitmen memperbaiki layanan publik terhadap kebutuhan air bersih.

“PAM Jaya harus komitmen dalam pelayanan publik terhadap kebutuhan air bersih, dengan memastikan air bisa langsung diminum dari kran,”

Menurut Amir terdapat beberapa faktor dalam antisipasi, seperti memperhatikan usia pipa air yang telah berusia 100 tahun lebih.

“Faktor ini yang harus kita lihat, sehingga masyarakat bersama-sama mendukung PAM Jaya, memperbaiki sistem dan teknologi produksi air bersihnya,” ungkapnya.

Amir menegaskan, permasalahan yang ada di PAM Jaya ini juga mestinya menjadi perhatian dari DPRD DKI Jakarta.

Sebab, permasalahan tersebut erat dengan hal-hal yang bersifat strategis, seperti dukungan pendanaan yang memadai.

“Harus ada dukungan operasional dengan pendanaan yang cukup. Karena kalau tidak, kerja PAM Jaya juga akan tidak bisa maksimal,” terangnya.

Amir menekankan bahwa PAM Jaya juga harus bisa menerima kritikan dari masyarakat terkait layanan air bersih yang tengah bermasalah.

“Seperti yang kita lihat, air minum yang jalannya tidak lancar tidak bersih. Sehingga, merugikan kebutuhan masyarakat,” tukasnya.

Pengamat Sarankan Warga Buat Gugatan Perdata ke Pengadilan

Permasalahan ini terkuak, karena adanya laporan dari masyarakat kepada awak media, sehingga menjadi pemberitaan.

Selain itu, masyarakat juga telah melaporkan permasalahan tersebut kepada perwakilan PAM Jaya di Kelurahan dan Kecamatan.

Namun, hingga saat ini belum ada penyelesaian masalah dari pihak PAM Jaya, sehingga masyarakat masih merasa dirugikan.

Untuk itu, Amir menyarankan agar warga untuk melakukan class action ke pengadilan terhadap PAM Jaya.

Maksud dari class action ini adalah warga bersama-sama melakukan gugatan perdata ke pengadilan, guna mengadili PAM Jaya.

“Sehingga, bisa memberikan suatu tekanan atau sanksi kepada PAM Jaya untuk memperbaiki kinerjanya,” tandasnya.

Baca berita SiberKota lainnya, di Google News

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.