DKP3 Tangsel Pastikan Stok Pangan Aman hingga Idul Fitri 2024

SiberKota.com, Tangerang Selatan – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan (DKP3) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyatakan, stok beras dan bahan pangan lainnya terbilang aman menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 2024.

Pasalnya, saat ini terdapat stok beras sebanyak 17.00 ton yang disimpan di dalam dua gudang, Cikande dan Sangiang Tangerang.

Kepala DKP3 Tangsel, Yepi Suherman menegaskan, setidaknya stok beras akan aman hingga idul fitri 2024 nanti di Tangerang Raya.

“Minimal untuk Tangerang Raya (Tangsel, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang) aman,” ucap Yepi di Blandongan Puspemkot Tangsel, Selasa (27/2).

Yepi mengungkapkan, pihaknya bersama Bulog juga telah menyiapkan program beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

“Untuk sementara waktu, kami dengan Bulog menggelar pangan murah yang 5 Kilo, harganya itu Rp. 52 Ribu,” jelasnya.

Perihal program beras SPHP itu, Yepi menyatakan bahwa terdapat batasan kemampuan Bulog dari sisi akomodasi.

“Bulog tidak bisa mengcover semua, karena tergantung dari kendaraannya,” katanya.

Sehingga, membutuhkan pertolongan dari masyarakat agar menyiapkan angkutannya, untuk membawa beras SPHP dari gudang ke lapangan.

“Tolong masyarakat menyiapkan angkutannya dari gudangnya ke lapangan. Mungkin nantinya pemerintah bisa membantu dari sisi armada,” imbuhnya.

Perihal stok bahan pangan lainnya, Yepi memastikan pangan seperti bawang, daging, ayam, ataupun cabai, stoknya dalam kondisi aman.

Namun, untuk haranya masih terbilang fluktuatif, karena tergantung dari harga penyuplai.

“Kondisi sekarang stok pangan masih aman sampai idul fitri, tapi harga memang fluktuatif tergantung dari penyuplai,” tandasnya.

Tangsel Punya Stok Cadangan Beras Sebanyak 300 Ton

Sementara, Pimpinan Bulog Tangerang, Omar Sharif menyebutkan bahwa Kota Tangsel memiliki stok pangan beras sebanyak 300 ton.

Namun, untuk mengeluarkan stok tersebut, pihaknya menunggu instruksi dari Wali Kota.

Sebab, dalam tata cara mengeluarkan stok pangan, harus asa Peraturan Wali Kota (Perwal) terlebih dahulu.

“Tangsel punya cadangan beras 300 ton sebagai cadangan pangan bila di suatu wilayah ada bencana,” ungkapnya.

Baca berita SiberKota lainnya, di Google News

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.