TMC Untuk Kedua Kali Diterapkan di Riau

Siberkota.com, Kepulauan Riau – Untuk pencegahan dini dampak bencana kebakaran hutan, Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) segera kembali diterapkan di Riau pekan depan.

“Kami sedang siapkan operasi TMC di Riau, atas permintaan dari BRGM. Insya Allah minggu depan kita mulai, ini sedang kami bahas secara internal,” ujar Koordinator Laboratorium Pengelolaan TMC Budi Harsoyo, Senin (4/7/2022).

Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sepanjang 2022 telah ada 46.844 hektare lahan dan hutan yang terbakar. Secara rinci, luasan lahan dan hutan yang terbakar tersebut meliputi wilayah Kalimantan Barat 11.331 hektare, Sumatra Barat 9.045 hektare, Nusa Tenggara Timur 4.515 hektare, Lampung 4.194 hektare dan Papua 2.563 hektare.

Pada 2022, operasi TMC telah dua kali dilaksanakan, yakni di wilayah Riau pada April 2022 serta Sumatra Selatan dan Jambi pada Juni 2022. Berdasarkan laporan pelaksanaan TMC di Sumatra Selatan dan Jambi, operasi tersebut berhasil meningkatkan intensitas hujan.

“Selama kegiatan TMC hampir terjadi hujan setiap hari walaupun sebarannya tidak merata, dengan variasi intensitas hujan dari ringan hinggal lebat,” kata Budi.

Penambahan curah hujan berdasarkan perbandingan aktual GsMap dan penakar BMKG dengan data historis GsMap (2012-2021) serta data historis penakar BMKG (1991-2020) selama periode kegiatan TMC di Provinsi Sumatra Selatan mendapat tambahan sekitar 29,6% sampai 30,5% dan Provinsi Jambi sekitar 6,7% sampai 13,1%.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.