Suvarna Sutera Bantah Tudingan Warga Sindang Jaya Soal Penyebab Banjir

Siberkota.com, Kabupaten Tangerang – Management PT Delta Mega Persada, bantah tudingan warga Sindang Jaya terkait pembangunan komplek elit Suvarna Sutera sebagai penyebab banjir diwilayah.

ST Managemen Suvarna Sutera, Junta mengatakan, tarkait tuduhan Suvarna Sutera penyebab banjir di Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya merupakan hal yang sangat tidak benar. kata Junta, pihaknya telah membangung tandon, bahkan telah melakukan pelebaran danau di wilayah tersebut.

“Itu tidak benar, kita malah membangun tandon, apalagi dianggap melakukan penyerobotan lahan, padahal kita hanya membantu pelebaran Danau/Situ,” jelasnya, Kamis, (7/7/2022).

Selain itu, soal tudingan Amdal Lalin, Junta mengaku telah memiliki izin dari OPD terkait, Menurutnya,terjadinya kemacetan disebabkan oleh volume kendaraan di wilayah Pasar Kemis selalu bertambah disebabkan kawasan industri.

“Soal perubahan jalur dilakukan guna mengurangi mengurangi terjadinya angka kecelakaan itupun sudah diizinkan. Dan kalau ingin tidak macet, seharunya Jalan Raya Pasar Kemis dilakukan pelebaran,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan warga Sindang Jaya. Kecamatan Sindang Jaya melaporkan PT Delta Mega Persada, selaku pengembang kawasan Suvarna Sutera ke DPRD Kabupaten Tangerang, Banten.

Pengembang yang tergabung dalam Alam Sutera Grup itu dilaporkan ke dewan lantaran proyek kawasan elitnya yang bernama Suvarna Sutera dinilai telah menimbulkan berbagai dampak negatif bagi warga setempat.

“Kami merasa dirugikan dengan proyek perumahan Suvarna Sutera, kampung kami jadi kebanjiran,” ungkap warga Sindang Jaya, Ali Husni saat mengadu ke Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang, Senin (4/7/2022).

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.