Soal Larangan Pelajar Bawa Motor, Pemkab Tangerang Diminta Siapkan Bus Sekolah

Siberkota.com, Kabupaten Tangerang – Anggota Dewan Pendidikan Provinsi Banten, Enny Suhaeni meminta pemerintah Kabupaten Tangerang untuk menyediakan fasilitas transportasi bus sekolah bagi pelajar di wilayah.

Hal tersebut diungkapkan Enny menyusul adanya larangan membawa kendaraan motor bagi seluruh pelajar di Kabupaten Tangerang.

“Pemerintah seharusnya menyiapkan fasilitas transportasi untuk pelajar ke sekolah, sebagai salah satu solusi,” kata Enny, kepada Siberkota.com, Kamis, (4/8/2022).

Menurut Enny, larangan membawa motor kepada pelajar ini adalah sebuah pendidikan sekaligus pemahaman hukum yang dilakukan sejak dini. Dengan ini, kata Enny para pelajar akan tumbuh rasa kesadaran untuk mentaati segala aturan yang ada.

“Anak sekolah ini harus diberi pemahaman, jangan membenarkan sesuatu yang salah,” ucapnya.

Enny pun menyatakan dukungannya terkait pelarangan ini, Sebab katanya, anak-anak sekolah mayoritas masih dibawah umur dan belum memiliki SIM. Selain itu, kata Enny pelarangan ini dinilai sangat penting guna meminimalisir terjadinya laka lantas yang dialami pelajar.

“Anak sekolah kan mayoritas masih dibawah umur, paling yang sudah cukup umur anak SMA/SMK/MA kelas XII atau kelas 12,” tuturnya.

Terakhir Enny menegaskan, saat ini sekolah, khususnya di Kabupaten Tangerang sudah menggunakan sistem zonasi, Sehingga, menurutnya tidak ada lagi alasan para pelajar untuk membawa motor disebabkan jarak tempuh yang jauh. Pasalnya, berdasarkan ketentuan sistem zonasi, rumah atau tempat tinggal pelajar ini hanya 1 Kilometer dari sekolah.

“Maka apa salahnya, apabila si anak diantar oleh orang tua, naik bus sekolah atau jalan kaki menuju sekolah. Karena, jarak tempuh terbilang dekat,” tandasnya.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.